by

Banjir Bandang di Kampung Tiga, 4 Rumah Terendam, Satu Jembatan Hancur

PALI – Tingginya intensitas hujan
yang turun di wilayah Bumi Serepat Serasa membuat akses penghubung pada dua kabupaten di provinsi Sumatera Selatan, tepatnya penghubung Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)-Sekayu Muba tergenang air.

Bukan itu saja, ada empat rumah warga yang ada di Desa Kota Baru, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI yang terdampak banjir juga serta satu jembatan penghubung Desa Kota Baru dan Desa Muara Ikan yang terbuat dari kayu hanyut terbawa arus air yang deras.

Kepala Desa Kota Baru Yusri Kolbi mengatakan, bahwa banjir itu merupakan banjir bandang akibat intensitas hujan cukup tinggi dalam sepekan terakhir ini, tetapi kondisi banjir sudah surut, namun banjir susulan masih mungkin terjadi lantaran cuaca masih diguyur hujan.

“Yang paling terdampak terkena banjir di Kampung 3 ada empat rumah terendam dan satu jembatan hancur, akibatnya sudah hampir sepekan warga tidak bisa beraktivitas karena akses menuju kebunnya terputus,” katanya.

Diakuinya, bahwa tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI sudah turun meninjau lokasi banjir dan telah mendata infrastruktur publik yang terdampak banjir.

“Untuk bantuan terdampak banjir masih kita ajukan. Kami berharap jembatan yang hanyut bisa dibantu pemerintah untuk dilakukan perbaikan, karena jembatan itu salah satu akses masyarakat dalam beraktivitas. Serta ada gorong-gorong pada jalan lintas yang hampir amblas, namun untuk perbaikan gorong-gorong kami minta pemerintah provinsi juga ikut andil dalam upaya perbaikan itu,” pintanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten PALI Junaidi Anuar SE MSI mengatakan, bahwa pihaknya telah turun langsung ke lokasi banjir, dan karena cuaca masih terjadi hujan dihimbau warga tetap waspada.

“Puncak musim hujan diprediksi bulan Januari ini, jadi meski air sudah surut tapi jangan biarkan anak-anak mandi atau bermain dialiran air untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Tim Reaksi Cepat BPBD PALI kita siapkan untuk memantau kondisi di Kota Baru juga wilayah lainnya yang menjadi wilayah rawan banjir,” katanya. (ebi)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lain-nya