by

Dewan Minta Tingkatkan PAD hingga Kritik Koneksi Internet di Pali Lelet

RAKYATPALI.CO- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), kembali menggelar rapat paripurna membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati PALI Tahun Anggaran 2020, dengan agenda menyampaikan pemandangan umum Fraksi DPRD PALI.

Pada paripurna yang digelar Senin (12/7/2021), dihadiri Wakil Bupati PALI H. Soemarjono, 13 anggota DPRD PALI, Sekda PALI, dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab PALI. Rapat paripurna juga dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kabupaten PALI disampaikan Suarno, meminta kepada pemerintah daerah untuk mengalihkan sumber Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten PALI dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Tentu, akibat wabah pandemi Covid-19 banyak anggaran dari pemerintah pusat yang dipangkas. Untuk itu, kami dari Fraksi Partai Golkar menyarankan agar mengalihkan sumber pendapatan daerah ke PAD, seperti pajak dan retribusi lainnya,” ujar Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten PALI ini.

Selain itu, dirinya juga meminta kepada jajaran eksekutif Pemkab PALI, untuk benar-benar memperhatikan skala prioritas dengan mengedepankan efisiensi dan efektivitas dalam merencanakan anggaran.

“Dalam merencanakan kemudian melaksanakan, tentu harus diperhatikan skala prioritas dengan mengedepankan efisiensi dan efektivitas. Agar proses pelaksanaan dari apa yang sudah direncanakan bisa terlaksana dengan baik,” terangnya.

Sementara itu, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyoroti tentang buruknya koneksi internet di Bumi Serepat Serasan. Hal itu disampaikan Apias, anggota Fraksi PKS. Ia kemudian meminta agar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten PALI untuk melakukan inventaris kendala jaringan internet yang buruk.

“Sinyal masih lelet dan lambat, bahkan ada beberapa wilayah yang belum tersentuh jaringan internet. Untuk itu, kami sarankan untuk mendata kendala sinyal yang terjadi di Kabupaten PALI, kemudian disampaikan kepada pihak provider agar segera dibenahi. Sehingga Kabupaten PALI bisa terwujud kabupaten digital,” ungkap Apias. (ebi/mg01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lain-nya