by

Geger, Pekerja Pelabuhan Temukan Potongan Tangan Manusia

SAMARINDA – Warga di Pelabuhan Samarinda digegerkan dengan temuan potongan tangan manusia yang mengambang di pinggir dermaga, Senin (4/7) petang. 

Informasi dihimpun, potongan tangan sebelah kiri itu pertama kali ditemukan oleh salah satu pekerja kapal bermuatan crude palm oil (CPO) yang sedang sandar di Pelabuhan Samarinda.

Kasubnit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda Aiptu Harry Cahyadi mengungkapkan temuan potongan tangan manusia itu bermula ketika salah satu ABK hendak memperbaiki tali kapal. 

“Saksi mencium ada aroma tidak sedap di sekitar tali kapal. Saat diteliti, ternyata ada potongan tangan manusia,” ungkap Aiptu Harry saat dikonfirmasi JPNN.com, Senin (4/7). 

Penemuan potongan tangan manusia tersebut lalu dilaporkan ke Polsek Kawasan Pelabuhan. 

Kemudian diteruskan ke Tim Inafis Satreskrim Polresta Samarinda guna lakukan identifikasi dan evakuasi. 

Aiptu Harry mengatakan potongan tangan itu ditemukan pihaknya di sela-sela kapal yang sedang melakukan bongkar muat CPO.

Saat dievakuasi, potongan tangan itu dalam kondisi sudah membusuk dan kulit yang terkelupas. 

“Potongan tangan sebelah kiri. Kondisinya sudah membusuk,” bebernya. 

Dari hasil pemeriksaan awal, potongan tangan sebelah kiri tersebut diduga merupakan milik seseorang yang diperkirakan berusia 17 tahun. 

“Kalau dilihat, potongan tangan orang usia 17 tahun, tetapi belum diketahui jenis kelaminnya masih harus pemeriksaan lagi,” bebernya. 

Bintara senior Polri itu menyampaikan kasus penemuan potongan tangan ini akan diselidiki lebih lanjut oleh Polsek Kawasan Samarinda dan Satreskrim Polresta Samarinda.

Untuk sementara ini, pihaknya masih melakukan indentifikasi pemilik tangan melalui sidik jari. 

“Setelah kami temukan identitasnya, kami akan berkoordinasi dengan pihak keluarga yang miliki potongan tangan ini,” jelasnya.

Aiptu Harry menegaskan pihaknya masih harus melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kendati demikian, putusnya tangan diduga terpotong akibat senjata tajam.

“Masih penyelidikan dan belum tahu, (dugaan tindak kriminal), tetapi kalau dilihat memang seperti akibat terpotong senjata tajam,” pungkasnya. (mcr14/jpnn)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Lain-nya