by

Kakek Toke Emas Ini Viral Karena Tersesat, Bawa Duit Rp150 Juta dan Emas 1/4 Kg

PALI – Media Sosial (Medsos) mendadak dihebohkan, lantaran viralnya seorang kakek yang membawa uang tunai Rp150 juta dan emas sebanyak 1/4 kilogram nyasar ke Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Beruntung kakek bernama H Masili (98) yang diketahui berasal dari Pendopo Lintang, Kabupaten Empat Lawang ini, bertemu dengan Bripka Rully Handi Wayunenda, yang sedang bertugas di Mapolsek Talang Ubi.

Dikatakan, Bripka Rully Handi Wayunenda, bahwa kejadian tersebut berlangsung Minggu (5/9) sekitar pukul 15.30 WIB, ketika sebuah mobil yang mengaku travel berhenti di depan Mapolsek Talang Ubi.

Merasa curiga, dirinya langsung menghampiri mobil tersebut dan ternyata ada seorang kakek di dalam keadaan linglung di dalamnya. Langsung saja dirinya berinisiatif, meminta kakek ini turun dari mobil tersebut.

Takut terjadi hal yang tidak diinginkan, dirinya langsung meminta keterangan dari sang kakek yang mengalami permasalahan pada pendengaran ini. Namun, dirinya curiga lantaran sang kakek selalu memeluk erat tas yang dibawanya.

Disaksikan warga dan sopir travel dirinya memberanikan diri untuk meminta sang kakek menunjukkan isi tas tersebut. Betapa kagetnya, saat dibuka tas tersebut ternyata berisikan uang tunai Rp150 juta, pecahan Rp100 ribu.

Sontak membuat Bripka Rully Handi Wayunenda dan saksi lainya kaget. Tak hanya itu, dirinya kembali dikagetkan setelah sang kakek yang menunjukkan ada emas berada di saku kiri dan kanan celananya sebanyak 1/4 kilogram atau 250 ons.

Takut terjadi hal yang tidak diinginkan terhadap sang kakek, Bripka Rully Handi Wayunenda, langsung mencari informasi untuk mengetahui keluarganya yang berada di Pendopo Lintang, Kabupaten Empat Lawang.

“Jadi saya kebingungan karena kakek ini tidak ada identitas di tubuhnya. Beruntung, kita menemukan tiket travel yang berada di saku bajunya ketika dirinya berangkat dari Kabupaten Empat Lawang. Disana tertera nomor handphone salah satu keluarganya,” ujar, pria kelahiran Kabupaten Lahat ini.

Setelah dirinya berkomunikasi, dan jarak Kabupaten PALI dan Empat Lawang cukup jauh, Bripka Rully Handi Wayunenda langsung membawa kakek ini menuju Kabupaten Empat Lawang untuk mengantarkannya.

“Namun, keluarganya yang kita hubungi juga berangkat untuk menjemput, jadi kita bertemu di salah satu SPBU Kabupaten Lahat. Disana kita bertemu yang ternyata salah satu anak sang kakek dan langsung kita serahkan,” lanjutnya

Dari informasi sang anak, Bripka Rully Handi Wayunenda yang merupakan letting 23 ini mengetahui, bahwa sang kakek ternyata merupakan pengusaha emas di Kabupaten Empat Lawang dan memiliki toko emas yang terkenal disana.

“Jadi kakek ini berangkat ke Palembang untuk jual emas. Setelah terjual sebagian, dirinya hendak pulang ke Kabupaten Empat Lawang dengan menumpang travel dari Kertapati. Tapi kakek ini salah naik travel yang tujuannya ke kabupaten PALI,” jelasnya.

Setelah tiba di Kabupaten PALI, kakek ini bingung karena dirinya tidak mengenal daerah ini, sehingga membuat sopir travel berputar-putar di Ibukota Pendopo, hingga akhirnya berhenti di depan Mapolsek Talang Ubi.

“Beruntung, kakek ini tidak ada yang mengetahui bahwa sedang membawa uang dan emas ketika di jalan. Kalau ada yang tahu mungkin akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Diungkapkan, Bripka Rully Handi Wayunenda bahwa dirinya memberanikan diri mengantar sang kakek, karena merasa khawatir kakek ini bisa sampai ke tujuannya, karena sudah banyak yang mengetahui apa yang dibawanya.

“Karena saya merupakan polisi, jadi saya harus bertanggungjawab sampai kakek ini sampai ke tangan keluarganya. Tidak ada niat lain, dan apa yang saya lakukan memang sudah menjadi pekerjaan saya sebagai polisi untuk melindungi masyarakat,” pungkasnya. (ebi)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lain-nya