by

Lin Che Wei Tersangka Mafia Ekspor Minyak Goreng, Yan A Harapap: Tiba Saatnya Rezim Berakhir…

JAKARTA – Deputi Strategi dan Kebijakan Balitbang DPP Partai Demokrat, Yan A Harahap komentari tersangkanya Lin Che Wei atas kasus minyak goreng.

Melalui akun Twitter pribadinya, Yan A. Harahap mengatakan ditetapkanya Lin Che Wei Sebagai tersangka, maka skandal demi skandal akan terbuka.

“Skandal demi skandal terus terbuka, tiba saatnya rezim berakhir kelak, berbagai skandal nampaknya akan terbuka lebar. ‘Borok menganga’ dengan sendirinya.,” ucap Yan dikutip FIN dari @YanHarahap pada Rabu, 18 Mei 2022.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Hukukm (Kapuspen) Kejagung Ketut Sumedana mengatakan Lin Che Wei sebagai tersangka korupsi atas pembelian fasilitas ekspor Crude Palm oil.

“Adapun 1 (satu) orang Tersangka yang dilakukan penahanan yaitu LCW alias WH selaku pihak swasta yang diperbantukan di Kementerian Perdagangan RI,” ucap Kejagung Ketut.

Adapun penetapan ini berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-26/F.2/Fd.2/05/2022 tanggal 17 Mei 2022 dan Surat Penetapan Tersangka (PIDSUS-18) Nomor: TAP-22/F.2/Fd.2/05/2022 tanggal 17 Mei 2022.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah mengatakan tersangka Lin Che Wei punya hubungan dengan Indrasari Wisnu Wardhana (IWW) Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Pedagangan (Dirjen Daglu), yang telah ditetapkan tersangka April lalu.

“Kebetulan dia (Lin Che Wei) ini kan sudah ada alat bukti, diketahui ternyata ada hubungan dengan tersangka Dirjen dalam pengurusan DMO itu yang melawan hukum,” kata Febrie

DMO adalah mewajibkan seluruh produsen minyak sawit mentah yang akan melakukan ekspor untuk mengalokasikan 30 persen dari volume produksinya untuk kebutuhan dalam negeri.

Menurut Febrie, penyidik berhati-hati dalam menelusuri peran dan keterlibatan pihak-pihak terkait perkara tersebut.

Hingga menemukan alat bukti keterlibatan Lin Che Wei selaku penasihat kebijakan/analisa pada Independent Research & Advisory Indonesia.

“Ini kan sesuai alat bukti yang ditentukan. Makanya penyidik juga hati-hati kan, nanti dari alat bukti itu dilihat siapa lagi yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Mantan Direktur Penyidikan Jampidsus itu menyebutkan Lin Che Wei kerap dilibatkan dalam setiap rapat penting terkait DMO di Kementerian Perdagangan.

Masih ditelusuri apakah hubungan Lin Che Wei dengan Dirjen Daglu, merupakan hubungan pribadi atau lainya.

“Yang jelas status dia (Lin Che Wei) kami enggak tahu di Kemendag sebagai apa dia di perdagangan, tapi kok dia dilibatkan dalam setiap ada rapat penting soal DMO,” ujar Febri. (fin)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Lain-nya