by

Pejabat Fungsional di Muratara Masih Jalankan Tugas Lama

MURATARA – Pemerintah kabupaten Muratara, sudah melakukan pelantikan 263 pejabat struktural menjadi pejabat fungsional 31 Desember 2021 lalu.

Meski sudah resmi menjadi pejabat fungsional, para pejabat yang dilantik masih melaksanakan tugas lama, dengan tunjangan sama, dan di posisi bidang sama.

ML salah saatubpejabat struktural yang dilantik menjadi pejabat fungsional di Kabupaten Muratara, saat dibincangi Jumat (14/1) mengungkapkan, saat ini pelaksanaan penyederhanaan dalam birokrasi baru sekedar pergantian nama dan baju semata.

Karena itu merupakan intruksi dari Pemerintah pusat yang merampingkan eselon dalam ASN dengan dua kategori. seperti pejabat pratama dan pejabat muda. “Tapi untuk yang lainnya masih tetap normal, tugas masih lakukan tugas yang lama, posisi masih di posisi lama, tunjangan kinerja masih tunjangan yang lama. Semestinya jika kembali ke fungsional TKD itu di bayar sesuai dengan kinerja,” bebernya.

Seperti TKD, dihitung sesuai dengan pelaksanaan tugas sesuai fungsi. Seperti mengajar, bimtek, monitoring, atau widya suara. “Karena anggaran di daerah kita belum siap, jadi baru ganti nama dulu. Untuk masalah lain seperti TKD dan lainnya nanti menyusul sesuai dengn keuangan daerah, ” timpalnya.

Sebelumnya, dari 263 pejabat fungsional yang dilantik di Muratara, 143 orang merupakan pejabat struktural eselon IV.

Bupati Muratara H Devi Suhartoni, mengatakan pengangkatan PNS dalam jabatan fungsional dan penyetaraan dalam jabatan ini, dilaksanakan dengan dasar Permenpan RB Nomor 17 Tahun 2021 tentang Penyetaraan Jabatan Administrasi ke dalam Jabatan Fungsional.

Dan Permenpan RB Nomor 25 Tahun 2021 tentang Penyederhanaan Struktur Organisasi Pada Instansi Pemerintah Untuk Penyederhanaan Birokrasi, serta Surat Mendagri No 800/8309/OTDA tentang Persetujuan Penyetaraan Jabatan Di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.

Menurut Bupati, pelantikan itu dilakukan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efesien. ” Kita lakukan penyederhanaan birokrasi, yang tadinya proses dari 3 tingkat (Eselon II, III dan IV) kini menjadi 2 tingkat (Eselon II dan III) saja,” ungkapnya. Dengan adanya penyederhanaan itu, diharapkan birokrasi, dan kinerja para ASN akan lebih baik lagi. (cj13)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Lain-nya