by

Pelaku Penembakan Polisi, Diduga Ayah Kandung Bandar Narkoba

MUSI RAWAS – Pelaku penembakan terhadap anggota Sat Narkoba Polres Musi Rawas Briptu Khairul Candra diduga adalah JM, ia adalah ayah dari bandar narkoba IN, yang kediamannya digrebek polisi.

Kepala Desa (Kades) Bingin Jungut, Tholib membenarkan kejadian ini.

Diceritakannya Jumat (20/5/2022) siang dirinya mendampingi Wakapolres Mura dan jajaran, untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Polisi langsung memasang Police Line di rumah IN yang menjadi lokasi penggerebekan.

Saat kejadian, Tholib mengaku sedang tidak ada di tempat. Ia sedang menghadiri hajatan di rumah kerabatnya.

Namun berdasarkan keterangan warga, Polisi sedang melakukan penggerebekan rumah IN, yang diduga Bandar Narkoba. Di sana, ada juga kakak kandung IN inisial Fr yang sedang tertidur.

“Sementara ayah kandung mereka (IN dan Fr), JM saat kejadian sedang berada di kediamannya. Mendengar anaknya sedang ditangkap polisi, dia (JM) datang ke rumah IN. Kemungkinan mau menolong atau melindungi sang anak, makanya langsung menembak pihak kepolisian,” jelas Tholib.

Diakui Tholib, IN dan Fr dulunya tercatat sebagai warga Bingin Jungut. Namun IN setelah menikah pindah menjadi warga Desa Semangus, sementara kakaknya, Fr juga setelah menikah mengajukan pindah ke Desa Muara Rengas Kecamatan Muara Lakitan.

Rumah IN yang menjadi TKP penembakan diketahui kosong dan jarang ditempati.

“Keduanya jarang balek dusun. Kemarin informasinya mereka balek dusun karena ada pesta, Kamis (19/5/2022) malam,” jelasnya.

Keduanya sejak pindah jarang kelihatan balek dusun. Sementara ayah mereka, memang warga Bingin Jungut yang sehari-hari menyadap karet.

“Orangnya memang kurang bermasyarakat. Jangankan bergaul dengan warga setempat, ada yasinan kematian dan hajatan lainnya juga jarang hadir,” jelasnya.

“Makanya saya pun tidak tahu jika anaknya diduga bandar Narkoba. Setelah kejadian, kabarnya ketiganya langsung melarikan diri,” ungkapnya.

Tholib mengaku, pihaknya mengutuk keras atas kejadian ini. Apalagi jika terbukti anak dari warganya ini bandar narkoba.

“Kedepan untuk masyarakat jauh-jauh  dari penyalahgunaan narkoba. Untuk melindungi warga kita dari penyalahgunaan narkoba, kedepan kita akan fokus meningkatkan kegiatan dibidang keagamaan. Tanpa ada landasan agama, jadinya akan seperti ini, arahnya ke narkoba,” ucapnya.

Menurut warga setempat yang enggan disebutkan namanya membenarkan, jika anak JM inisial IN bandar narkoba yang cukup terkenal. Saat kejadian yang menembak memang JM ayah kandung IN dan Fr.

“Pas kejadian polisi sudah berhasil menangkap Fr, sebagai target operasi mereka sementara IN duluan kabur. JM datang dari rumah mau menolong anaknya datang membawa kecepek sambil ngomong tembak ku polisi tu,” jelas sumber tadi.

Informasi juga, Fr ada kasus di Curup dan sering berpindah-pindah tempat. Pulang ke Bingin Jungut untuk sembunyi.

“Sudah kejadian, polisi fokus urus anggota mereka yang tertembak, JM dan dua anaknya kabur. Terus datang mobil ambulance dari Puskesmas Muara Kelingi jemput polisi yang ditembak,” tambahnya. (tim/lp)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Lain-nya