by

Pemkab OKI Dukung Pengelolaan Pesisir Terpadu di Dua Desa

KAYUAGUNG – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menyambut baik adanya program Mangrove Ecosystem Restoration Alliance (MERA) di Provinsi Sumatera Selatan, khususnya di Kabupaten OKI.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten OKI, H Husin SPd, dalam kegiatan lokakarya Pengembangan Pengelolaan Pesisir Terpadu dan Mempromosikan Solusi Iklim Alami, di Ruang Rapat Bende Seguguk (RRBS) 1 Pemkab OKI, Senin (8/11).

Diungkapkan Sekda, program Mera ini dilaksanakan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), didukung Temasek Foundation dan Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas.

Maka oleh karena itu komitmen Kabupaten OKI sangat besar dalam melindungi Mangrove.

“Komitmen OKI sangat besar terhadap upaya-upaya perlindungan ekosistem mangrove. Dalam menjalankan program-program strategis pengelolaan pesisir terpadu, tidak bisa sendiri sehingga perlu bekerja sama dengan para pihak agar program-program yang telah ditetapkan dapat lebih cepat terealisasi,” terangnya.

Lanjutnya, untuk Kabupaten OKI pengelolaan wilayah pesisir dengan desa dampingan terdapat di desa Sungai Lumpur, Kecamatan Cengal dan desa Simpang Tiga Abadi, Kecamatan Tulung Selapan. Kedua desa ini, katanya, sudah tepat.

Sementara itu, Direktur Eksekutif YKAN Herlina Hartanto menjelaskan, upaya untuk melestarikan dan merestorasi mangrove merupakan tanggungjawab banyak pihak.

Program MERA merupakan platform nasional multipihak, yang digagas YKAN, untuk mengurangi kerentanan masyarakat pesisir, menjaga sumber daya dan aset alam, serta berkontribusi dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

“Program MERA juga mengusung pendekatan solusi berbasis ekosistem yang akan menghasilkan ‘triple-wins’, yaitu mengurangi risiko bencana yang efektif dari segi biaya, mendukung konservasi keanekaragaman hayati, serta meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (nis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Lain-nya