by

Pemrov Sumsel Dukung Pembangunan IPAL di Sei Selayur

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) bekerjasama dengan Pemerintah Australia, akan mendirikan Intalasi Pembangunan Air Limbah (IPAL) Kota Palembang melalui Palembang City Sewerage Project (PCSP) di beberapa kawasan di Kota Palembang.

Sebanyak 100 ribu masyarakat kota Palembang akan merasakan manfaat dari air limbah bersih yang diinisiasi oleh Pemerintah Australia bekerjasama dengan Pemprov Sumsel dan Pemerintah Kota Palembang.

Pembangunan pipa IPAL ini direncanakan mulai dari Monpera, kantor wali kota hingga ke induk IPAL di Sei Selayur dengan pipa induk ini sepanjang 8 kilometer.

“Setelah pembangunan Ipal ini jadi kurang lebih 100 ribu masyarakat yang menerima manfaaf,” kata Sam Porter Konselor Tata Kelola Ekonomi Insfastruktur Kedutaan Besar Australia usai audiensi bersama Guberbur Sumsel H Herman Deru di Kantor Pemprov Sumsel, Senin (23/5).

Dijelaskannya, Ipal Sei Selayur ini ditargetkan rampung pada awal 2023 dan beroperasi pada pertengahan tahun. Pembangunan Ipal ini nantinya mencakup semua air limbah rumah tangga, saluran cucian, kamar mandi, sanitasi dan lainnya yang masuk dalam pengelolaan air limbah skala perkotaan.

“Target selesai pada 2023 mendatang,” jelasnya.

Awalnya sambung Sam, Ipal tersebut menargetkan sebanyak 21.700 rumah tangga. Namun untuk diawal pendistribusian bakal tersambung sekitar 8-9 ribu rumah tangga.

Kendati begitu katanya, jika pemerintah Kota Palembang menginginkan kapasitas lebih banyak lagi maka pihaknya bersedia untuk menambah pemasangan pipa di setiap rumah.

“Bakal ditambah jika pemerintah menginginkan lebih banyak lagi,” bebernya.

Sementara itu sambungnya, Gubernur Sumsel H Herman Deru menyambut baik akan hal itu dan menunggu progress penyelesaian agar Ipal tersebut, secepat mungkin dapat terealisasi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Gubernur menyanbut bauk rencana ini dan minta segera mungkin,” tandasnya. (edy)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lain-nya