by

Perampok dan Pemerkosaan Mahasiswi Ternyata Residivis, Kasus Lamanya Mengerikan

MURA – Tersangka Eko Sutiono (30) yang diduga melakukan perampokan disertai pemerkosaan di Kelurahan Taba Baru Kecamatan Lubuklinggau Utara I, diketahui adalah residivis.

Kasus lamanya juga perampokan disertai pemerkosaan. Bahkan lebih mengerikan. Pasalnya korban ditusuk empat kali oleh tersangka Eko yang residivis ini.

Informasi diterima dari pihak kepolisian, kasus yang dilakukan Eko itu terjadi Sabtu 15 Desember 2012. Korbannya seorang pelajar kelas II salah satu SMA swasta di Lubuklinggau, berusia 17 tahun.

Tersangka dan korban kenal melalui temannya. Kemudian mereka komunikasi melalui SMS, dimana Eko mengajak korban mencari durian.

Akhirnya, Sabtu 15 Desember 2012 sekitar pukul 12.00 WIB, tersangka menjemput korban di sekolahannya.

Tersangka membohongi korban, bahwa telah ditunggu oleh istrinya yang ingin bertemu.

Selanjutnya, mereka pergi ke Jalan Kelurahan Belalau dekat GOR baru Kecamatan Lubuklinggau Utara I, mengendarai sepeda motor Honda Beat milik korban.

Namun di jalan, sekitar 200 meter dari Jalan Belalu. Korban justru dibegal. Korban diikat kedua kaki dan tangannya menggunakan tali sepatu.

Selanjutnya mulut korban dibekap mengunakan dasi, lalu korban diperkosa. Korban juga ditusuk empat lubang mengunakan pisau dan dibuang ke pingir jalan setapak.

Selanjutnya tersangka mengambil sepeda motor Honda Beat dan ponsel milik korban.

Namun korban berhasil diselamatkan oleh orang yang hendak mencari rumput, buat pakan kambing.

Warga yang menemukan korban adalah Bambang. Saat itu ia mendengar ada orang minta tolong.

Lalu ia mencari sumber suara dan melihat korban yang berteriak dengan kaki dan tangan terikat, dan mulut disumpal mengunakan dasi.

Oleh Bambang, korban yang pakaiannya penuh darah, dilarikan ke RS dr Sobirin dengan dibonceng mengendarai sepeda motor.

Minggu 16 Desember 2012 sekitar pukul 01.00 WIB, tersangka ditangkap di Pasar Inpres Kelurahan Pasar Pemiri Kecamatan Lubuklinggau Barat II. Dalam penangkapan itu, kaki kirinya ditembak. (*/linggaupos)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Lain-nya