by

Perjalanan Dinas Fiktif Rp1,7 Miliar di PALI Sudah Vonis, Kedua Terdakwa Dihukum 6 dan 7 Tahun Penjara

PALI – Son Haji dan Frans Wahyudi, dua terdakwa korupsi perjalanan dinas fiktif pada Sekretariat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) divonis masing-masing selama 6 dan 7 tahun penjara, Kamis (11/8/2022)

Majelis hakim Tipikor Palembang diketuai Efrata H Tarigan SH MH menyatakan keduanya terbukti selain memperkaya diri sendiri, juga memperkaya orang lain dimulai dari Tenaga Kerja Sukarela (TKS) hingga pimpinan tertinggi di DPRD Kabupaten PALI.

Sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 Jo pasal 55 tentang Tipikor, hingga menyebabkan kerugian negara Rp1,7 miliar.

Menanggapi akan adanya pihak lain selain kedua terdakwa, yang disinyalir turut serta menikmati hasil korupsi tersebut, Kasi Pidsus Kejari PALI Andi Purnama masih akan menunggu petunjuk pimpinan terlebih dahulu.

Karena adanya perbedaan ketentuan pasal yang dijatuhkan kepada kedua terdakwa.

Dia menjelaskan, saat ini Kejari PALI masih menunggu salinan lengkap putusan dari Majelis Hakim Tipikor Palembang.

“Namun jika nanti kami temukan adanya unsur tersebut maka tidak menutup kemungkinan pihak lain yang turut menikmati aliran dana dalam perkara ini akan ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Disinggung maksud pucuk pimpinan tertinggi di DPRD Kabupaten PALI, Andi Purnama membeberkan pucuk pimpinan DPRD PALI masih aktif hingga saat ini.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPRD PALI H Asri AG secara singkat mengaku belum bisa berkomentar dikarenakan belum mendapatkan informasi salinan secara rinci isi putusan tersebut.

“Saya belum mendapat info isi dari putusan itu seperti apa, jadi belum bisa berkomentar banyak,” singkat Asri AG dikonfirmasi melalui sambungan telepon. (fdl)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lain-nya