by

Petani Dikeroyok 2 Pemuda Hingga Tewas

PRABUMULIH, RAKYATPALI.CO – Apa yang dilakukan Muda Mudi alias Mondeng (28) dan Darman alias Gardan (26) sangat kejam. Kedua warga Desa Pangkul, Kecamatan Cambai Kota Prabumulih itu diringkus polisi karena melakukan aksi pengeroyokan terhadap Darwin bin Kosli (33) yang juga warga Pangkul, Dusun IV hingga tewas.

Atas perbuatannya, Mondeng dan Darman diringkus polisi dan harus menghuni jeruji besi.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kejadian yang menewaskan pria yang berprofesi sebagai petani itu terjadi pada Kamis (12/8) sekira pukul 20.30 WIB di Jalan Tanjung Baru, Dusun IV, Desa Pangkul, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih.

Di TKP (tempat kejadian perkara), korban dikeroyok dua pelaku dengan menggunakan parang (senjata tajam). Keduanya membacok korban pada bagian kepala, tangan kanan, paha sebelah kanan dan perut korban yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Akibat kejadian tersebut, ayah korban yakni Kosli (61) melaporkan kejadian itu ke Polres Prabumulih. Mendapati laporan ayah korban, Team Gurita Polres Prabumulih langsung melakukan penyelidikan.

Setelah melakukan penyelidikan, tim mendapatkan informasi keberadaan pelaku yang sedang berada di Desa Kasih Dewa Niru, Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim.

Team Gurita Polres Prabumulih pun langsung menuju ke lokasi tersebut kemudian dilakukan penangkapan terhadap pelaku, Selasa (17/8) malam.

Setelah itu, pelaku langsung dibawa dan diamankan guna penyidikan lebihlanjut.

“Dua pelaku pengeroyokan yang menyebabkan korban tewas sudah kita amankan ke Polres Prabumulih dan dilakukan penyidikan lebih lanjut,” ujar Kapolres Prabumulih, AKBP Siswandi melalui Kasat Reskrim AKP Jalili, Rabu (18/8).

Sebelumnya antara pelaku dan korban sudah terlibat cekcok dan selisih paham sehingga menyebabkan korban tewas.

“Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan pasal 170 KUHP kasus tindak pidana pengeroyokan,” tukasnya. (chy)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lain-nya