by

Puskesmas Karang Jaya Jadi Sorotan Warga

MURATARA-Pelayanan Puskesmas Karang Jaya, Kabupaten Muratara yang disiagakan 24 jam, selama arus mudik dan arus balik, mendadak jadi sorotan.

Pasalnya, salah seorang warga yang hendak mendapatkan pelayanan kelimpungan saat mendatangi pusat pelayanan medis itu akibat sepi aktivitas petugas.

Unggahan vidio disejumlah media sosial, yang menyoroti pelayanan Puskesmas Karang Jaya, terjadi Rabu (4/5) sekitar pukul 11.15 WIB, 

Dalam vidio dengan durasi 2.15 detik itu terlihat sejumlah warga yang hendak mendapatkan pelayanan bingung, karena Puskesmas Karang Jaya terbuka namun tidak didapati petugas maupun petugas jaga.

Terdengar beberapa kali suara memanggil petugas, karena tidak ada sahutan, dalam vidio itu warga mencoba menelusuri beberapa ruangan, tapi sayang mereka tetap tidak menemukan petugas medis.

Padahal, pelayanan Puskesmas ini, sudah disiagakan Pemerintah 24 jam selama arus mudik dan arus balik 2022. Bahkan Pemda Muratara, melalui Dinkes Muratara memberikan tunjangan lebih, khusus bagi petugas medis yang siaga selama arus mudik dan arus balik.

Di kabupaten Muratara, ada dua Puskesmas yang disiagakan selama 24 jam untuk menangani beragam pelayanan instalasi gawat darurat, seperti Puskesmas Karang jaya dan Puskesmas Surulangun, Rawas Ulu. 

Adi warga Muratara yang menyaksikan vidio itu, menanggapi pelayanan Puskesmas Karang Jaya. mengatakan memang petugas medis di Puskesmas Karang Jaya, sudah beberapa kali menjadi sorotan masyarakat.

“La neman di sidak dak berubah berubah, model itulah, gaji nak besak, gawe sungkan. Kami tu pengen rumah sakit di bangun di karang jaya bukan puskesmas,” katanya.

Warga mengaku, dampak dari vidio viral itu semakin memperburuk citra pelayanan kesehatan di kabupaten Muratara. Dan Pemerintah daerah diminta tidak lembek terhadap pelanggaran petugas.

“Posisi Puskesmas itu dibuka tapi sikok bae dak katek petugas, artinyo petugasnyo memang idak galak begawe. Pecatlah galo galo, banyak wong lain yang nak begawe,” timpalnya.

Sementara itu, kepala Dinas Kesehatan Muratara Dr Arios Suplis saat dikonfirmasi mengungkapkan, pihaknya sudah menurunkan tim investigasi untuk menelusuri invormasi keluhan warga tersebut.

Dinkes Muratara langsung melakukan monitoring absensi petugas siapa aaja yang hadir, mengambil keterangan dan pernyataan tertulis. “Hasil investigasi nanti akan dirapatkan untuk mengambil keputusan sesuai aturan. Saya minta jangan lupa mengambil photo atau video dan alat pendukung lainnya seperti CCTV sebagai alat bukti untuk klarifikasi kebenaran soal itu,” bebernya.

Pihaknya mengaku, sudah mengintruksikan Sekertaris Dinas Kesehatan turun tangan, untuk mastikan kebenaran berita tersebut. Sekertaris Dinas Kesehatan Muratara, Tasman saat dikonfirmasi membenarkan jika vidio itu diambil di Puskesmas Karang Jaya.

Dia sudah menelusuri informasi keberadaan petugas yang tidak ada ditempat saat warga tersebut hendak mendapatkan pelayanan medis. “Vidio itu diambil pukul 11.15 WIB, Puskesmasnya buka pelayanan tapi petugasnya sedang istirahat makan di dalam,” katanya.

Dinas Kesehatan menegaskan, jika dalam pelayanan 24 jam itu, petugas Puskesmas di bagi menjadi beberapa tim, dengan 9 personil lengkap ada perawat medis, apoteker, tenaga perawat dan dokter. Dan mereka hanya membuka pelayanan IGD selama arus mudik dan arus balik.

“Selama arus mudik dan balik memang pelayanan yang kita buka cuma di IGD untuk yang sifatnya urgensi saja. Kalau dibuka ruangan poli dan lainnya ya wajar kosong, karena untuk pelayanan umum dilakukan di rumah sakit,” bebernya.

Pihaknya membenarkan, sudah mengambil rekaman CCTV untuk dijadikan alat penelusuran lebih lanjut.(cj13)

     

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Lain-nya