by

Sering Bertengkar dengan Istri, Warga Desa Dukong Tewas Gantung Diri

TANJUNGPANDAN – Diduga gara-gara sering bertengkar dengan sang istri, HK Cahya alias AK (45) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pohon rambutan. Peristiwa ini terjadi di Gang Santai, Dusun I RT 01, Desa Dukong, Kecamatan Tanjungpandan, Rabu (8/9) sore.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh mertuanya bernama ST (63). Saat itu dia hendak memberi makan ayam peliharaannya yang ada di belakang rumah.

Pada saat hendak melihat ke atas, ia terkejut melihat menantunya sudah tergantung dengan seutas tali di pohon rambutan. Kaget melihat hal tersebut, dia langsung memberitahukan kepada warga sekitar.

Masyarakat sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung melaporkan ke Satreskrim Polres Belitung. Mendapat informasi tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi dan membawanya ke RSUD dr H Marsidi Judono untuk dilakukan visum luar.

Kepala Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD dr H Marsidi Judono Tanjungpandan, dr Gunawan Nata Kurrahman mengatakan, dari hasil visum luar terdapat bekas luka jeratan melingkar di leher korban.

“Kemungkinan korban meninggal dunia dua jam sebelum ditemukan. Namun untuk penyebab pastinya belum bisa dipastikan. Sebab tidak dilakukan autopsi,” kata dr Gunawan.

Usai dilakukan visum di rumah sakit, pihak keluarga langsung membawa korban HK ke rumah duka. Setelah itu langsung dilakukan pemakaman di desa setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban dan istrinya baru menikah sejak empat bulan lalu. Namun tidak harmonis dan sering cekcok (bertengkar). Selain itu, korban sempat mengancam istrinya dengan senjata tajam.

Bahkan peristiwa pengancaman tersebut pernah dilaporkan Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Desa Dukong. Dan permasalahannya sudah di mediasi. Namun, kemudian korban tidak dapat ditemui ataupun dihubungi. (kin/belitongekspres.co.id,)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lain-nya