by

Sudah 3 Kali Aksi Curanmor di Wilayah Talang Ubi

PALI – Seorang pencuri motor di Lorong Asrama, Kelurahan Talang Ubi Timur, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI bernama Hendri alias En (31), terpaksa dilumpuhkan Tim Elang Polsek Talang Ubi usai dipelor timah panas di betis kirinya.

Setelah dirinya diringkus, Selasa (3/8) sekitar pukul 23.00 WIB, saat sedang berada dirumahnya di Desa Tanjung Terang, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim. Dari tangannya petugas berhasil mengamankan satu kunci letter ‘T’ dan satu unit motor Honda Beat warna hitam.

Berdasarkan catatan pihak kepolisian, tersangka En bersama temannya diketahui sudah tiga kali melakukan aksi pencurian sepeda motor diwilayah hukum Polsek Talang Ubi.

Dimana, aksi pertama dilakukan pada Sabtu (26/6) sekitar pukul 05.30 WIB, di Jalan Baru Bendo, Kelurahan Talang Ubi Timur dengan korban Alfin Sena Sentika. Lalu, dirumah korban Yanto Jum’at (9/7) sekitar pukul 02.30 WIB, di Lorong Asrama, Kelurahan Talang Ubi Timur, Kecamatan Talang Ubi.

Kapolres PALI, AKBP Rizal Agus Triadi SIK melalui Kapolsek Talang Ubi, Kompol Alpian Nasution melalui Kanit Reskrim Ipda Arzuan SH mengatakan, saat melakukan aksinya, tersangka bersama temannya yang masih buron berjalan kaki menuju rumah korban.

“Tapi, sebelumnya keduanya telah merencanakan untuk mencuri sepeda motor di rumah korban. Begitu tiba dirumah korban, tersangka dan temannya merusak kunci kontak sepeda motor dengan menggunakan kunci T,” terangnya.

Setelah itu, dijelaskanya tersangka En mendorong motor dari arah belakang, sedangkan temannya memegang stang motor yang berhasil mereka rusak kuncinya. “Begitu jauh dari rumah korban, keduanya baru menyalakan motor korban dan langsung melarikan diri,” jelasnya.

Sementara, tersangka En mengaku, jika dirinya memang sengaja datang ke wilayah Talang Ubi untuk mencuri motor. “Sudah tiga kali kami berdua mencuri motor di Talang Ubi, uang dari menjual.motor itu aku gunakan  untuk makan dan beli rokok,” akunya. (ebi)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Lain-nya