by

Viral Polwan Dianiaya Oknum TNI di Palangkaraya, Ini Penjelasan Polda Kalteng

PALANGKARAYA – Media sosial diramaikan tagar #savepolwan yang merujuk pada peristiwa yang menimpa seorang polwan Bripda Tazkia Nabila Supriadi.

Disebutkan, polwan Polda Kalimantan Tengah itu menjadi korban penganiayaan sejumlah oknum TNI.

Pemukulan terhadap Bripda Tazkia Nabila Supriadi itu disebut terjadi pada Sabtu (4/12/2021) malam.

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Eko Saputro menjelaskan, penganiayaan yang dialami Bripda Tazkia itu terjadi saat melerai sebuah perkelahian.

“Karena melerai, mungkin dipukul gitu. Dia bilang saya nih polwan tadi sudah dipukul,” ujar Eko, Selasa (7/12/2021).

Eko mengungkap, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku dugaan penganiayaan adalah anggota TNI yang bertugas di Korem 102/Panju Panjung, Palangkaraya.

Ketika kejadian baik anggota Polri maupun TNI saat itu tengah berpakaian preman.

Sehingga Bripda Tazkia mengira telah terjadi keributan antarwarga.

“Dia lagi patroli malam minggu, ada keributan turun, polwannya malah dipukul. Polisi sama tentara, pakaian preman dua-duanya,” kata Eko.

Eko pun meluruskan informasi yang menyebut ada banyak korban dalam insiden itu.

Menurut dia, yang jadi korban hanya Bripda Tazkia.

“Jadi, yang benar korban hanya Bripda Tazkia, dua lainnya tidak benar,” kata Eko.

Sementara, di media sosial, dugaan penganiayaan yang diterima Bripda Tazkia Nabila Supriadi itu direspon netizen.

Netizen pun ramai-ramai menyuarakan tagar #savepolwan.

Publik juga menuntut agar oknum anggota TNI yang menganiaya Bripda Tazkia agar diproses secara hukum. (jpnn/ruh/pojoksatu)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Lain-nya