by

WHO Takut Pada China, WHO Tak Jadi Pakai Nama “Xi” atau “Nu” untuk Varian Omicron

JENEWA – Ada cerita menarik di balik penamaan varian baru virus corona Omicron yang tengah menjadi perbincangan masyarakat hingga ahli dunia.

Dari laporan Sputnik, penamaan varian Omicron memiliki cerita cukup panjang karena melewatkan dua huruf alfabet Yunani.

Varian B.1.1.529 itu pada awalnya akan dinamai “Nu”. Kendati begitu, para ahli menyoroti pengucapannya yang mirip dengan “new”, sehingga dikhawatirkan masyarakat berpikir itu bukanlah Varian Nu, tapi “varian new” atau baru.

Selain itu, opsi penamaan lain juga muncul, yaitu varian “Xi”. Kendati begitu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) khawatir jika nama tersebut akan dianggap menghina Presiden China Xi Jinping.

Hal itu pun dikonfirmasi oleh jurubicara WHO Dr. Margaret Harris.

“(Untuk) ‘Nu’ alasannya adalah orang akan bingung mengira itu adalah varian baru, bukan nama.

Dan’Xi’ karena itu nama keluarga yang umum dan kami telah sepakat bahwa aturan penamaan harus menghindari penggunaan nama tempat, nama orang, hewan, dan sebagainya untuk menghindari stigma,” ujarnya.

Alhasil, dalam pertemuan darurat WHO pada 26 November lalu, badan itu menetapkan varian B.1.1.529 sebagai Varian Omicron. Mereka juga menetapkannya sebagai salah satu “variant of concern” karena diyakini berpotensi lebih menular dan berbahaya. (rmol.id)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Lain-nya